Selasa, 16 Desember 2014

Sejarah Taekwondo Dekade Team

Taekwondo Dekade Team, didirikan oleh Sabeum Charles Lumban (Dan III Kukkiwon) pada 23 Desember 2007.

Awal mulanya klub ini bernama LD-CHEED yang bermarkas di kantor Damkar Ciracas. Waktu itu, LD-CHEED merupakan salah satu klub taekwondo yang diperhitungkan, khususnya oleh berbagai kalangan di Jakarta Timur. Namun, karena adanya serangkain konflik. Seperti ketidakpercayaan antara pelatih dengan asisten nya. Membuat satu per satu sabuk hitam di LD-CHEED keluar. Lalu pada tahun 2002 klub ini berganti nama menjadi Barata Taekwondo, yang kepanjangan dari "Barata" itu sendiri adalah Barisan Remaja Taekwondo. Namun, konflik pun kembali terjadi di dalam klub ini. Adanya keganjilan yang dilakukan oleh Sabeum Nim (nama tidak bisa disebutkan) membuat beberapa pelatih diantaranya kecewa. Mencoba bersabar demi persatuan klub Batara. Tapi pada akhirnya, kesalahan kembali dibuat oleh Sabeum Nim (nama tidak disebutkan) hingga akhirnya Sabeum Charles memutuskan keluar dari klub. Dan mendirikan Taekwondo Dekade Team. Menurut cerita, bisa dibilang juga humor. Nama Dekade ini dicetuskan setelah makan nasi padang. Dan kepanjangannya yang tak lain adalah DElapan KAli DElapan yang hasilnya adalah 64, yang tak lain adalah nama sekolah di Jakarta Timur yaitu SMAN 64 Jakarta yang juga menjadi mabes dari Dekade Team itu sendiri. Seiring perkembangannya, Dekade Team kembali bangkit dibawah naungan Taekwondo Cakra Rajasa Club.

Dengan perkembangan yang pesat diiringi oleh prestasi yang membanggakan. Taekwondo Dekade memiliki banyak unit diantaranya SMAN 64 Jakarta, Bina Dharma, SMPN 230 Jakarta, SMPN 287 Jakarta, SMA Ottomindo Jakarta, SMAN 11 Bekasi, SMPN 24 Bekasi, SMPN 15 Bekasi, Cluster Bali 1, Komplek Polri Bekasi, SMK Global Kranggan, dan yang terakhir di SD Jatirangga.

Taekwondo Dekade Team juga memiliki 2 kelas. Yang pertama kelas prestasi dan yang kedua reguler. Beda nya, kelas prestasi ini hanya libur dihari Jumat, dan latihannya benar-benar menguras fisik,batin dan pikiran. Mau kelas prestasi atau reguler. Kami semua, sama-sama dilatih untuk menjadi yang terlatih. Namun, bila serius ingin menekuni taekwondo, bisa disarankan untuk masuk ke kelas prestasi yang berpusat di SMAN 64 Jakarta. Namun bila waktu yang tidak memungkinkan. Bisa mengulang materi yang diajarkan di rumah. Karena Untuk menjadi seorang pemenang. Pegang prinsip Tan Hana Wighana Tan Sirna yang artinya Tiada Rintangan Yang Tak Bisa Dihadapi.

Jadi, sekian postingan mimin tentang sejarah dan perkembangan Taekwondo Dekade Team. Wait the next updates!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar